Apex Legends anti-cheat menjadi fokus utama dari laporan terbaru Respawn Entertainment, yang memberikan kabar gembira bagi para pemain game battle royale tersebut. Meskipun pertempuran melawan kecurangan adalah upaya tanpa henti bagi para pengembang, laporan terkini ini menunjukkan kemajuan signifikan.
Kabar mengenai upaya Apex Legends anti-cheat ini datang di tengah paruh kedua Split 2 Musim 28. Pemain Apex Legends dapat melihat data konkret mengenai tindakan yang diambil terhadap para cheater. Respawn secara transparan membagikan informasi terkait jumlah akun yang telah diblokir dan dampak positifnya terhadap tingkat kecurangan dalam game.

Respawn Ungkap Jumlah Cheater yang Diblokir dalam Upaya Anti-Cheat Apex Legends
Tim Apex Legends anti-cheat dari Respawn baru-baru ini memberikan pembaruan tentang upaya mereka untuk menghentikan para cheater di Split 2 Musim 28. Pengembang mengungkapkan bahwa sebanyak 28.267 akun telah diblokir sejak 2 April 2026. Blokir ini dilakukan karena “berbagai pelanggaran kecurangan” yang terdeteksi dalam battle royale tersebut.
Laporan ini secara khusus menyoroti bahwa hampir 1.000 dari blokir tersebut disebabkan oleh penggunaan DMA card. Penggunaan DMA card ini signifikan karena mempermudah pelaku kejahatan untuk menggunakan cheat dalam game. Selain memblokir cheater, Respawn juga mengungkapkan bahwa total RP (Ranked Points) yang dihapus untuk Musim 28 adalah 6.655.192. Sebanyak 4.413.776 RP dihapus di Split 1, dan 2.241.416 RP di Split 2 hingga saat ini.

Meskipun statistik ini menunjukkan perjuangan yang terus-menerus terhadap kecurangan di Apex Legends, pengembang mengklaim telah membuat kemajuan dengan sistem Apex Legends anti-cheat mereka. Menurut pembaruan tersebut, tingkat “infeksi” kecurangan dalam game berada pada angka 4,1% di pertengahan Split 2 Musim 28. Angka ini merupakan yang terendah sejak statistik mulai dilacak oleh tim anti-cheat.
Ini berarti frekuensi pemain dalam menghadapi cheater seharusnya menurun secara signifikan. Sebagai konteks, tingkat infeksi terendah sebelumnya tercatat 5,8% pada Desember 2025. Penurunan ini menjadi indikator positif atas efektivitas upaya cheat Apex Legends yang dilakukan Respawn.

Perbandingan Game yang Menarik
Dalam laporan terkait, muncul ilustrasi dari beberapa game. Meskipun tidak ada detail perbandingan yang diberikan, gambar-gambar ini menunjukkan keanekaragaman judul dalam dunia gaming.


Gamoji: Tebak Game dari Emoji
Sebuah bagian lain dalam laporan menyajikan segmen “Gamoji”, yang mengajak pembaca untuk menebak nama game dari serangkaian emoji. Ini merupakan cara interaktif untuk menguji pengetahuan para penggemar game.

Konten Musim 28 dan Pembaruan Lainnya
Musim 28 Apex Legends, yang dikenal sebagai Breach, telah menghadirkan beberapa konten baru ke dalam game battle royale. Pengembang secara khusus menambahkan mekanik hardlight, yang memungkinkan beberapa jendela di peta game dapat dihancurkan. Selain itu, beberapa Legend telah mengalami perubahan pada kit mereka. Catalyst, Bloodhound, dan Fuse semuanya menerima buff pada bulan Februari.
Sementara itu, Gibraltar, Wraith, dan Wattson mendapatkan perubahan signifikan dalam update tengah musim untuk Apex Legends. Konten baru ini membantu menjaga pengalaman bermain tetap segar, namun peningkatan pada sistem Apex Legends anti-cheat sama pentingnya untuk menjaga integritas kompetitif game.

Sebagai kesimpulan, Respawn mengungkapkan bahwa lebih banyak “pembaruan, peningkatan, dan deteksi” akan hadir untuk game dalam beberapa minggu mendatang. Secara dapat dipahami, tidak ada detail tentang peningkatan Apex Legends anti-cheat ini yang dapat ditunjukkan, agar tidak memberikan informasi kepada para cheater. Diharapkan, pembaruan di masa depan akan dapat terus meningkatkan pengalaman gameplay di Apex Legends bagi semua pemain.
Hal ini penting mengingat masih ada beberapa cheater yang lolos, sebagaimana dibuktikan oleh tingkat infeksi 4,1% saat ini. Di luar upaya cheat Apex Legends yang berkelanjutan, Respawn juga telah mengumumkan apa yang diharapkan dari Musim 29 melalui roadmap untuk Apex Legends.
Khususnya, pembaruan musiman yang akan datang akan memperkenalkan Legend Skirmisher baru, karakter baru pertama sejak Sparrow di Musim 25. Musim 29 diharapkan akan dimulai sekitar bulan Mei, sehingga pemain akan segera mengetahui lebih banyak tentang Legend berikutnya untuk game ini. Selain itu, catatan tambalan musiman dapat memberikan lebih banyak detail tentang Apex Legends update pada sistem anti-cheat.

Apex Legends adalah Hero shooter free-to-play di mana karakter-karakter legendaris dengan kemampuan kuat bergabung untuk bertarung demi ketenaran dan kekayaan di perbatasan Frontier.
Kuasai daftar legend yang terus bertambah, permainan tim taktis yang mendalam, dan inovasi baru yang berani melampaui pengalaman Battle Royale—semuanya dalam dunia yang tangguh di mana segalanya bisa terjadi. Selamat datang di evolusi berikutnya dari Hero Shooter ini. Game ini mencakup pembelian mata uang virtual opsional dalam game yang dapat digunakan untuk memperoleh item virtual dalam game, termasuk pilihan acak item virtual dalam game.
TEMPAT BERMAIN
- PC
- PlayStation
- Xbox
- Nintendo Switch
- Mobile
