Kiprah Diana Pragmata sebagai salah satu karakter utama dalam game terbaru Capcom, Pragmata, telah mencuri perhatian para gamer. Dirilis resmi pada 17 April 2026, Pragmata sukses meraih 1 juta penjualan hanya dalam dua hari setelah peluncurannya. Kesuksesan ini menjadikan Diana Pragmata dan Hugh Williams, karakter utama lainnya, buah bibir di kalangan komunitas. Artikel ini akan mengupas tuntas 7 fakta menarik mengenai Diana Pragmata, si anak kesayangan gamer masa kini. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi sumber asli artikel ini.
DISCLAIMER: Artikel ini berisi 7 fakta menarik Diana Pragmata lewat percakapan game dan pembicaraan gamer di internet. Informasi ini berkemungkinan mengandung SPOILER terkait jalan cerita game.

1. Diana Tidak Tahu Kejadian di Fasilitas Cradle
Dalam awal cerita game Pragmata, Diana Pragmata terungkap tidak mengetahui apapun selama ia berada di fasilitas Cradle. Hal ini terkuak melalui percakapannya dengan Hugh Williams.
Diana mengiyakan pertanyaan Hugh, menyatakan bahwa selama disimpan di gudang, ia mengaktifkan Sleep Mode dan tertidur. Ia baru menyadari kehancuran fasilitas setelah terbangun dari tidur panjangnya.

2. Cara Diana Menemukan Hugh Williams
Seperti yang disaksikan para pemain, Diana Pragmata menyelamatkan Hugh Williams dengan memperbaiki suit-nya yang rusak. Perbaikan ini menggunakan teknologi 3D Print mutakhir dari Cradle, setelah Hugh mengalami benturan keras di awal cerita.
Setelah bangun dari tidur panjang, Diana mendeteksi sinyal dari suit Hugh yang rusak. Hal ini terungkap dalam dialog game, dan berkat kemampuan karakter Pragmata ini, Hugh akhirnya selamat dari kekurangan oksigen.

3. Diana Tidak Bisa Bertumbuh Dewasa
Dalam dialognya dengan Hugh, Diana Pragmata memperkenalkan dirinya sebagai Pragmata teknologi terkini. Ia tampil sebagai anak perempuan kecil berambut pirang panjang, bermata biru, dan mengenakan jaket biru besar.
Karena diciptakan oleh manusia, Diana tidak dapat bertumbuh layaknya manusia normal. Fakta ini sempat ditanyakan Hugh dalam game, dan Diana menjawab bahwa meskipun ia memiliki pengetahuan seperti manusia, tubuhnya akan tetap seperti anak kecil hingga seterusnya.

4. Fungsi Kaki Diana untuk Mengisi Energi
Para pemain baru mungkin sedikit heran melihat Diana Pragmata selalu berjalan, berlari, dan berkeliaran tanpa alas kaki di fasilitas Cradle yang luas. Ternyata ada alasan di baliknya.
Lewat percakapan Hugh, terungkap bahwa fasilitas Cradle menyimpan kantong-kantong energi di setiap lantainya. Ini menjadi sumber bagi Diana untuk mengisi atau mengecas baterai tubuhnya melalui kakinya agar tetap hidup.

5. Identitas dan Asal Usul Diana Pragmata
Diana Pragmata, dengan nama lain D-I-0336-7, adalah Pragmata Android yang diciptakan oleh Dr. Neil Higgins. Penciptaan ini merupakan bagian dari proyek eksperimental di Cradle, yang bertujuan untuk menemukan obat penyembuh bagi putrinya yang sakit parah, Daisy.
Seiring waktu, hasil riset menunjukkan bahwa Diana dianggap “ciptaan yang gagal”. Tubuhnya secara alami membuang racun lunafilament yang sedang diteliti Higgins. Karena itu, ia memutuskan untuk me-reset seluruh ingatan Diana dan menempatkannya di gudang penyimpanan fasilitas.

6. Kisah di Balik Jaket Biru Ikonik Diana
Jaket biru Diana Pragmata telah menjadi ikonik di mata para gamer dalam Pragmata. Ada cerita menarik di balik jaket ini, terutama saat Hugh Williams mengomentari ukurannya yang tampak kebesaran di tubuh kecil Diana.
Jaket yang dipakai Diana ternyata berukuran dewasa. Sesaat setelah diciptakan, Dr. Higgins memakaikan jaket biru itu karena melihat Diana tampak “kedinginan”. Oleh karena itu, karakter Pragmata ini selalu mengenakannya ke mana pun ia pergi.

7. Pengisi Suara Karakter Diana Pragmata
Diana Pragmata, atau D-I-0336-7, diperankan oleh dua pengisi suara. Untuk dub Inggris, ia diperankan oleh Grace Saif, aktris terkenal dalam drama misteri Netflix 13 Reasons Why sebagai Ani Achola.
Sedangkan untuk dub Jepang, Diana diperankan oleh Nao Taoyama. Ia dikenal lewat suaranya dalam Sakamoto Days sebagai Aoi Sakamoto, Grandblue Fantasy: Relink sebagai Lyria, dan Demon Slayer -Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles 2 sebagai Suma. Fakta pengisi suara ini menambah kedalaman pada karakter Pragmata yang menarik.

Demikianlah ke-7 fakta menarik mengenai Diana Pragmata, si robot gadis kecil cantik dan imut kesayangan gamer masa kini di Pragmata. Apakah Anda sudah memainkan game Space Dad Simulator ini, Brott? Berikan komentarmu, ya!
